Mobil Vellfire B 139 RFS Milik Rachel Vennya Ternyata Belum Bayar Pajak



Polda Metro Jaya benarkan mobil Toyota Vellfire dengan pelat nomor B 139 RFS punya selebgram Rachel Vennya belum bayar pajak. Hal tersebut dijumpai berdasarkan data dari Dinas Penghasilan Wilayah (Dispenda).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono menyebutkan Rachel Vennya terlambat bayar pajak terhitung semenjak bulan Agustus 2021 kemarin.

"Telah mati (pajak) semenjak akhir Agustus lalu," kata Argo saat diverifikasi, Minggu (24/10/2021).

Walau demikian, Argo menyebutkan ketetapan pembayaran pajak sebagai ranah dari Dispenda. Dan faksinya konsentrasi menulusuri data dibanding pemilik pelat nomor polisi B 139 RFS yang pernah mengambil alih perhatian.

"Kelak jika permasalahan pajak ada kuasanya sendiri . Maka pokoknya kita memeriksa benar tidak document kendaraan sesuai yang ada. Konsentrasinya sementara cuman semacam itu," ucapnya.

Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya awalnya tengah menyelidik orisinalitas pelat nomor polisi mobil Toyota Vellfire punya selebgram, Rachel Vennya. Mobil Vellfire hitam bernomor polisi B 139 RFS itu sempat dipakai Rachel Vennya sehabis dicheck penyidik masalah kasus kaburnya dari RSDC Wisma Olahragawan Pademangan, Jakarta Utara.

Terakhir, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyampaikan kendaraan motor dengan pelat nomor polisi B 139 RFS memang tercantum atas nama Rachel Vennya. Namun, pelat nomor polisi itu tercatat dengan kendaraan Toyota Vellfire warna putih bukan hitam.

"Hanya di data kami mobil itu warna putih. Sementara hasil dari bukti dan tangkapan kawan-kawan (reporter) mobil yang dipakai itu warna hitam," terang Sambodo.

Menurut Sambodo, bila Rachel Vennya bisa dibuktikan memakai pelat nomor polisi tidak sesuai dengan alokasi maka dikenai ancaman tilang. Ancaman tilang sejumlah Rp500 ribu itu mengarah pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintasi dan Angkutan Jalan.

Sambodo menerangkan, Rachel Vennya bisa dipersangkakan Pasal 280 Junçto Pasal 68 mengenai Pertanda Nomor Kendaraan atau TNKB. Disamping itu bisa juga dipersangkakan dengan Pasal 288 mengenai Surat Pertanda Nomor Kendaraan Bermotor.

"Kami akan melihat pelanggarannya apa, akan kita samakan dengan penemuan penyelidik," ujarnya.

Terkait dengan kasus ini, Rachel Vennya gagasannya akan dicheck oleh penyidik Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. Pengecekan berjalan di Kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin (25/10/2021) esok.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama