BRGM: Rehabilitasi mangrove terbukti efektif mendorong perekonomian masyarakat di masa pandemi. 

adalah percepatan rehabilitasi mangrove yang dipimpin oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM). Papua. 

mengambil pendekatan strategis holistik dan memperkenalkan 3M, yaitu restore, improve dan maintain,” kata Sekretaris BRGM Ayu Dewi Utari saat sesi talk show paviliun Indonesia COP 26 UNFCCC yang berlangsung secara virtual hari ini (8/11). 

M1 dan M2 adalah penanaman dilanjutkan dengan pemberdayaan masyarakat dan kegiatan di daerah lain, sedangkan M3 adalah menjaga mangrove di kawasan yang lebat, sehingga keberadaan mangrove yang lebat benar-benar dapat dipertahankan dan tidak dialihfungsikan”, lanjutnya. “Dari catatan lapangan kami melihat ada pergerakan ekonomi masyarakat di sana, biasanya nelayan, pekerja yang bekerja di tambak mengalami penurunan ekonomi.

 Pendapatan mereka sebelum COVID sekitar Rp 2 juta menjadi Rp 4 juta, lalu karena COVID banyak yang tutup pasar, pendapatannya turun hampir 50 persen, naik 70 persen, ada kenaikan 20 persen, kata Ayu.

Melalui konsep sederhana ini, jika kegiatan konservasi ini berhasil, maka perlu ada kepala desa dan kontrak khusus agar dapat terus berkelanjutan,” tutup Eko. KLHK), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pemerintah daerah, masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pihak swasta lainnya untuk mempercepat pelaksanaan rehabilitasi mangrove nasional.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Agan Rudy
baru saja membeli Akun Twitter Lawas 1 hour ago   Completed by Toko Anda