Kucing bernama Loka dijemput oleh Agustina yang mengadopsinya. Loka dirawat diklinik selama 25 hari. Kucing ini sebelumnya diinjak hingga pingsan oleh yang tidak bertanggung jawab.

 Kucing terlantar itu sekarang telah sanggup bernafas normal pulang sehabis menjalani operasi hernia diafragma. Si kucing merupakan korban tabrak lari. Saat terlindas, kantong diafragmanya robek dampak organ pada pada perut menekan organ-organ pada pada tulang rusuk misalnya jantung & paru-paru. Dampaknya, beliau pun sesak nafas. Beruntung nyawa kucing itu sanggup diselamatkan sang Natha Satwa Nusantara (NSN). 

Dari tahun 2019, yayasan ini mengobati, merehabilitasi, & merumahkan pulang fauna-fauna domestik yg sebagai korban kejahatan insan, misalnya penelantaran, kekerasan, & penganiayaan. Ingin memiliki, akan tetapi nir mau memelihara Selain Natha Satwa Nusantara, terdapat pula Jakarta Animal Aid Network (JAAN) yg sejak tahun 2008 mengedukasi rakyat buat mengakhiri aksi kekerasan & kekejaman terhadap fauna domestik misalnya anjing, kucing & kuda. Saat ini NSN merehabilitasi 80 anjing & 200 kucing. 

Sedangkan JAAN merawat 7 kuda, 40 kucing, & 110 anjing. Sebagian akbar fauna-fauna ini merupakan korban menurut mantan pemilik yg nir bertanggung jawab. "Jadi orang-orang beli anjing atau kucing pada pet shops. Ketika sakit, mereka nir dirawat & kemudian dibuang ke jalan.

 Orang-orang ini kemudian beli fauna baru," Merry Ferdinandez, dokter fauna & kepala divisi domestik JAAN, berkata pada DW Indonesia.
 Selain itu, pula masih poly fauna domestik yg disiksa & dianiaya sang tuannya. Pada akhir Oktober, misalnya, JAAN mengevakuasi anjing tua bernama Monang yg dikurung sang pemiliknya pada sangkar mini & kotor selama hidupnya. 

Alotnya perundingan buat selamatkan fauna peliharaan Menurut Merry menurut JAAN, tantangan primer pada menyelamatkan fauna-fauna domestik adalah bernegosiasi menggunakan pemiliknya. "Negosiasinya alot saat kita menghadapi orang yg melakukan penyiksaan & penelantaran fauna," ujarnya. Merry menyampaikan bahwa pada poly perkara, timnya bahkan mengajak aparat keamanan buat mengevakuasi anjing-anjing domestik yg disiksa tuannya. "Setahun kemudian, misalnya, kita menangani perkara yg sangat berat. 

Ada anjing diperlakukan sangat sadis. Setiap hari anjingnya dipukul dalam pagi, siang, & sore hari. Berdasarkan laporan tetangganya, pemiliknya telah pernah diajak omong, akan tetapi alot sekali. Kita hingga bawa polisi," katanya.

 Senada menggunakan Merry, Davina Veronica, pendiri & kepala NSN, berkata bahwa menyadarkan insan-insan yg tega menyakiti fauna adalah tantangan primer yg beliau & rekan-rekannya terus hadapi. Anjing tua terlantar bernama Damkar dirawat pada keliru satu klinik fauna pada Jakarta. Damkar yg diduga mengidap pyometra dievakuasi menurut Jl. TB Simatupang. "Manusianya nir sanggup dibentuk mengerti bahwa makhluk hayati ini pula punya perasaan. Mereka pula punya rasa & karsa.

 Seperti insan, binatang 'kan pula punya kehendak buat hayati kondusif & damai," ujar Davina pada DW Indonesia. Kampanye hentikan konsumsi daging anjing Selain mengevakuasi & mengobati fauna terlantar, yg jadi perhatian pada kalangan pencinta fauna merupakan keberlanjutan kampanya buat menghentikan konsumsi daging anjing. Sebagai informasi, konsumsi daging anjing sudah resmi tidak boleh pada 3 kota pada Jawa Tengah, yakni Karanganyar, Sukoharjo, & Salatiga. 

"Sekarang sedang proses follow up ke kota Semarang yg akan segera meluncurkan surat edaran buat pelarangan daging anjing," istilah Merry. "Kota Semarang akan sebagai bunda kota provinsi pertama pada Indonesia yg melarang perdagangan daging anjing." Meskipun demikian, usaha menghentikan konsumsi daging anjing masih panjang lantaran beberapa kota, misalnya pada Surakarta. 

JAAN Domestik memperkirakan dalam tahun 2020, lebih kurang 13.740 ekor anjing hayati setiap bulannya disuplai menurut Jawa Barat ke Surakarta buat dipotong & dikonsumsi. Menurut pemeriksaan JAAN, terdapat setidaknya 85 warung pada Surakarta yg menjual kuliner menggunakan olahan daging anjing. Merry mengingatkan bahwa bila terus dibiarkan, praktik konsumsi & jual beli daging anjing ini sanggup sebagai bom ketika endemi penyakit rabies. 

"Ini ancamannya akbar sekali. Penyebaran penyakit rabies ini mengancam kesehatan rakyat nir hanya secara regional namun pula nasional," istilah Merry. Prioritaskan fauna yg butuh pertolongan darurat Merry & Davina mengandalkan laporan rakyat buat mengetahui fauna-fauna domestik yg butuhkan pertolongan segera. Akan namun, lantaran terbatasnya kapasitas loka penampungan, jumlah energi evakuasi, & dana operasional, nir seluruh laporan sanggup ditindaklanjuti. 

Prioritas pertolongan memang diberikan pada fauna-fauna pada syarat kritis, misalnya patah tulang dampak kecelakaan atau penyiksaan menurut pemiliknya. NSN & JAAN Domestik memanfaatkan sosial media buat mengangkat berita kesejahteraan fauna & menggalang bantuan buat menyelamatkan fauna terlantar yg terluka. 

Pada 8 November, misalnya, Rp3.340.000 berhasil terkumpul pada hitungan jam menurut pengikut-pengikut akun Instagram NSN yg masing-masing berdonasi Rp20.000 buat membiayai operasi amputasi Mobu, kucing terlantar menggunakan syarat kaki kiri membusuk.

 Untuk membayar porto pengobatan, vaksinasi, & sterilisasi, mereka pula berkolaborasi menggunakan seniman. Pintu bagi siapa saja yg ingin sebagai orang tua asuh bagi fauna-fauna domestik yg sedang pada masa perawatan & pengobatan pula terbuka lebar. 
Sebagai orang tua asuh, terdapat saja orang-orang yg ikut membantu yayasan pada memenuhi kebutuhan hayati fauna domestik ini setiap bulan, misalnya membelikan kuliner, obat cacing, & obat anti kutu. (ae)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Agan Rudy
baru saja membeli Akun Twitter Lawas 1 hour ago   Completed by Toko Anda